Siapa dibalik LABIFOOD?

Semuanya semata karena rahmat dari Ar Rozaq, sang Maha Pemberi Rezeki.

Parsad Rahmad Priyono (lahir di kota pelajar /Yogyakarta, 8 April 1976) atau akrab dipanggil Pak Parsad, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan restoran. Ia adalah pengelola dari jaringan usaha LABIFOOD dan Kantin Tawazu. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat santai dengan mengenakan pakaian sederhana sehingga tidak tampak kalau dia mengelola beberapa usaha.

Karir

Dia lahir dari sebuah keluarga yang hidup sederhana. Ia adalah anak ke 10 dari 11 bersaudara. Setelah menamatkan S-2 bidang Ilmu dan Teknologi Pangan UGM tahun 2003 dia merintis karir sebagai Konsultan Bank Dunia selama 2 tahun.

Kemudian karena passionnya di dibidang Food akhirnya dia pindah ke perusahan produsen MSG (PT. Palur Raya) sebagai Asisten Kepala QC QA. Setelah satu tahun bekerja, dia diangkat sebagai Auditor Halal Perusahan dan Auditor Sanitasi Perusahaan. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Perusahaan tempatnya bekerja memperoleh sertifikat sanitasi yang baik yang berarti terjadi peningkatan kualitas dan memperoleh Sertifikat Halal MUI. Pada saat perusahaan mengalami masalah produksi, dia mendapatkan kesempatan menjadi RD untuk proses fermentasi MSG. Percobaannya skala kecil menujukkan hasil yang bagus tetapi sayang usulannya untuk mencoba skala produksi tidak disetujui karena beberapa hal.

PT. Dua Kelinci Pati sebagai produsen Kacang Garing dan Produsen Snack menjadi tempatnya berkarir selanjutnya. Mengawali karir sebagai Asisten Kepala Divisi Kacang Atom dia bekerja di bawah bimbingan langsung FM. Tugas pertamanya adalah memperbaiki sistem pelaporan hasil produksi di Divisinya. Dimulai dari membenahi sistem administrasi, kemudian pindah ke bagian produksi guna melakukan standarisasi proses produksi dari barang datang, penimbangan, produksi sampai packing hasil produksi termasuk pelaporannya.

Setelah sukses menjadi asisten kepala divisi, tahun kedua dia dipercaya menjadi KEPALA RESEARCH AND DEVELOPMENT PT. DUA KELINCI. Tugas utamanya adalah membuat produk baru, menyempurnakan rasa produk, menduplikat rasa produk pesaing, menurunkan HPP dan medokumentasikan standar produksi mulai bahan baku, proses produksi, resep dan semua detil produk PT. DUA KELINCI.

Ternyata kemampuan analisa memecahkan permasalahan menjadikannya unggul di bidang problem solver. Hal ini terbukti walaupun telah menjabat sebagai kepala RD setiap ada masalah di perusahaan dia selalu ditunjuk untuk menjadi bagian tim pemecah masalah. Masalah Pembelian Bahan Baku, Peningkatan kapasitas produksi, Stabilisasi kualitas hasil produksi bahkan sampai dengan masalah Limbah.

Baca Juga:  PENGGUNAAN GARAM

Suatu saat dia mengusulkan agar PT. DUA KELINCI membuat pabrik baru dengan harapan dia akan naik karirnya dan ditunjuk sebagi Factory Manager. Waktu  itu ada 2 hal yang diusulkan, pertama adalah merekrut industri kecil menengah / UKM untuk memasukkan produknya ke PT. DUA KELINCI dengan standar dari Perusahaan. Usulan kedua adalah PT. DUA KELINCI membuat Pabrik Seasoning. Dia sudah menghitung berapa banyak keuntungan yang akan diperoleh PT. DUA KELINCI jika mau membuat pabrik bumbu tabur / seasoning. Namun apa hendak di kata kedua usulan tersebut belum diterima.

Karier pengusaha

Setelah beberapa lama berkarir di PT. DUA KELINCI dia akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri. Dia bersama istrinya membuat PABRIK BUMBU TABUR TERMURAH dengan nama LABIFOOD di Surakarta.

Saat ini dengan didukung sarjana ahli seperti Ibu Tina dan kawan kawan, dan bekal keahlian membuat produk baru, menyempurnakan rasa produk, menduplikat rasa produk pesaing, menurunkan HPP dan medokumentasikan standar produksi mulai bahan baku, proses produksi, resep dan semua detil produk dia berusaha membantu dan menjadi sahabat UKM, dan para pelaku usaha mendapatkan bumbu tabur dan bahan baku yang terbaik dengan harga terbaik merk LABIFOOD.

Silahkan SHARE bila bermanfaat ! Dukung dan sebarkan kebaikan ini ke semua saudara-saudara dan sahabat Anda, ajaklah mereka berpartisipasi dalam kebaikan.

Tinggalkan Balasan