FULLKRIM ITU APA SICH??? MAU TAHU???

Susu bubuk merupakan susu cair murni yang telah melalui proses pengeringan. Pada dasarnya, susu bubuk terbagi dalam 3 jenis yaitu full cream (kandungan lemak yang tinggi), low-fat (kandungan lemak yang rendah) dan skim/non-fat (tanpa kandungan lemak sama sekali). Ketiganya banyak tersedia di supermarket maupun toko bahan kue.

Susu bubuk banyak digunakan dalam pembuatan kue kering dan roti, karena peranannya yang sangat penting dalam menentukan tekstur, warna, rasa dan aroma. Pada beberapa resep, susu bubuk bisa langsung digunakan, sedangkan beberapa resep lainnya meminta susu bubuk untuk dilarutkan terlebih dahulu dengan air hangat (terutama resep dengan bahan dasar ragi untuk mempercepat proses fermentasi).

Susu bubuk berlemak (full cream) adalah produk susu berbentuk bubuk yang diperoleh dari susu cair; atau susu hasil pencampuran susu cair dengan susu kental atau krim bubuk; atau susu hasil pencampuran susu cair dengan susu kental atau susu bubuk, yang telah dipasteurisasi dan melalui proses pengeringan hingga mencapai kadar air 2-4%.

Susu bubuk full cream memiliki kandungan lemak sekitar 26%,  lebih tinggi dibandingkan dengan susu bubuk skim yang hanya sekitar 1%. Hasilnya adalah rasa yang lebih gurih sehingga susu bubuk fullcream banyak digunakan untuk pembuatan roti manis.

Sama seperti susu bubuk biasa, susu bubuk full cream juga dapat cepat rusak jika dibiarkan terbuka. Karenanya sangat disarankan untuk menyimpan susu bubuk yang telah dibuka di dalam wadah kering dan tertutup.

MANFAAT SUSU DALAM PEMBUATAN ROTI

  1. Protein susu (casein) memiliki peranan penyeimbang protein dan memperkuat gluten pada aneka roti berbahan dasar terigu. Akibatnya, struktur roti menjadi lebih baik, kuat dan mudah dipotong.
  2. Laktosa dan casein yang terdapat pada susu memberikan warna kekuningan yang cantik pada kulit roti.
  3. Lemak susu berperan dalam elastisitas adonan, sehingga adonan kue menjadi lebih mudah mengembang dan menambah volume pada hasil akhir pemanggangan. Selain itu, lemak susu berfungsi menyerap air dan berbagai bau pada adonan, sehingga roti yang dihasilkan beraroma gurih dan tidak amis.
  4. Susu membuat roti yang dihasilkan menjadi empuk dalam jangka waktu yang lebih lama.
  5. Susu memungkinkan adonan tetap baik meskipun terjadi overmixing pada proses pencampurannya.
  6. Kandungan kalsium, mineral, vitamin dan zat besi menambah nilai gizi pada kue yang dihasilkan.
Baca Juga:  KUKIS KELAPA

By LABIFOOD

 

Tinggalkan Balasan